Bantaeng - Raysen wijaya kusuma,sampaikan penyesalan dan permohonan maaf terkait video pengibaran sang saka merah putih
Bantaeng-sebuah video yang menampilkan Raysen wijaya kusuma saat proses pengibaran sang saka merah putih menjadi perhatian masyarakat kabupaten bantaeng.
Dalam video tersebut.
Raysen terlihat memberikan gestur mengangkat ibu jari ketika berlangsungnya prosesi pengibaran bendera merah putih, walaupun gesture itu terjadi secara refleks yang ditujukan kepada sipembuat vlog/video.tindakan tersebut kemudian menimbulkan beragam tanggapan ditengah masyarakat, sebagian masyarakat menilai gestur tersebut tidak tepat dilakukan dalam suasana prosesi yg memiliki makna sakral dan penuh penghormatan pada upacara 17 agustus.
Menanggapi hal tersebut,Raysen menyampaikan penyesalan atas tindakan yg terekam dalam video tersebut,ia mengakui bahwa perbuatan tersebut menuai persepsi yg tidak baik dan dikhawatirkan mencederai nilai nilai penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan serta makna penting pengibaran sang saka merah putih. Oleh karena itu,
Raysen menyampaikan permohonan maaf yg sebesar besarnya kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya kepada kepada Jajaran Pemerintah kabupaten Bantaeng atas adanya video tersebut yg kemudian menjadi perhatian publik. menurutnya apa yg terjadi merupakan sesuatu yg ia sesalkan dan menjadi pelajaran penting bagi pribadinya.
Dirinya tidak membenarkan tindakannya dan hanya bisa berharap kiranya pemohonan maafnya menjadi bentuk tanggung jawab mutlak dan atas segala konsekuensi pribadi yang diterimanya dari masyarakat dan dengan adanya permohonan maaf tersebut,Raysen tetap berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik.
0 Komentar